Nikita Koloff
memoku
Just found and I put it here to remember
Sunday, March 22, 2009
Hidup untuk Memberi
Email dari seorang teman…
Di suatu sore hari pada saat aku pulang kantor dengan mengendarai sepeda motor,aku disuguhkan suatu drama kecil yang sangat menarik,seorang anak kecil berumur lebih kurang sepuluh tahun dengan sangat sigapnya menyalip di sela-sela kepadatan kendaraan di sebuah lampu merah perempatan jalan di Jakarta.Dengan membawa bungkusan yang cukup banyak diayunkannya sepeda berwarna biru muda,sambil membagikan bungkusan tersebut ,Ia menyapa akrab setiap orang ,dari Tukang Koran,Penyapu jalan,Tuna Wisma,sampai Pak Polisi.Pemandangan itu membuatku tertarik,pikiranku lansung melayang membayangkan apa yang diberikan si anak kecil tersebut dengan bungkusannya,apakah dia berjualan?”Kalau dia berjualan apa mungkin seorang tuna wisma menjadi langganan tetapnya atau…??,untuk membunuh rasa penasaranku,aku pun membuntuti si anak kecil tersebut sampai di seberang jalan,setelah itu aku langsung menyapa anak tersebut untuk aku ajak berbincang-bincang.De,”boleh kakak bertanya”? Silakan Kak,kalau boleh tahu yang barusan adik bagikan ke tukang Koran,tukang sapu ,peminta-minta bahkan Pak Polisi,itu apa..? Oh…itu bungkusan nasi dan sedikit lauk Kak,memang kenapa Kak!,dengan sedikit heran ,sambil ia balik bertanya.Oh…tidak!,Kakak cuma tertarik cara kamu membagikan bungkusan itu,kelihatan kamu sudah lama kenal dengan mereka?Lalu ,adik kecil itu mulai bercerita,Dulu! Aku dan ibuku sama seperti mereka hanya seorang tuna wisma”,setiap hari bekerja hanya mengharapkan belaskasihan banyak orang,dan seperti Kakak ketahui hidup di Jakarta begitu sulit,sampai kami sering tidak makan,waktu siang hari kami kepanasan dan waktu malam hari kami kedinginan ditambah lagi pada musim hujan kami sering kehujanan,apabila kami mengingat waktu dulu,kami sangat-sangat sedih ,namun setelah ibuku membuka warung nasi,kehidupan keluarga kami mulai membaik.Maka dari itu ,Ibu selalu mengingatkanku,bahwa masih banyak orang yang susah seperti kita dulu,jadi kalau saat ini kita diberi rejeki yang cukup,kenapa kita tidak dapat berbagi kepada mereka.Yang ibuku slalu katakan” hidup harus berarti buat banyak orang “,karena pada saat kita kembali kepada Sang Pencipta tidak ada yang kita bawa,hanya satu yang kita bawa yaitu kasih kepada sesama serta amal dan perbuatan baik kita,kalau hari ini kita bisa mengamalkan sesuatu yang baik buat banyak orang ,kenapa kita harus tunda.Karena menurut ibuku umur manusia terlalu singkat,hari ini kita memiliki segalanya,namun satu jam kemudian atau besok kita dipanggil Sang Pencipta ,”Apa yang kita bawa?”.Kata-kata adik kecil ini sangat menusuk hati,saat itu juga aku merasa lebih bodoh dari anak kecil ini,aku malu dan sangat malu.Yah…Tuhan ,Ampuni aku,ternyata kekayaan ,kehebatan dan jabatan tidak mengantaku kepadaMu.Hanya kasih yang sempurna serta iman dan pengaharapan kepada-Mulah yang dapat mengiringku masuk ke surga.”Terimah kasih adik kecil,kamu adalah malaikatku yang menyadarkan aku dari tidur nyenyakku .( Kasih itu sabar ,kasih itu murah hati,ia tidak cemburu,ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong ,ia tidak melakukan yang tidak sopan dan tidak mencari keuntungan diri sendiri,ia tidak pemarah dan tidak menyimpan kesalahan orang lain, ia tidak bersuka cita karena ketidakadilan,tetapi karena kebenaran ia menutupi segala sesuatu ,percaya segala sesuatu,mengharapkan segala sesuatu ,sabar menanggung segala sesuatu .kasih tidak berkesudahan .)Lakukanlah perkara-perkara kecil,dengan membagikan cerita ini kepada semua orang,semoga hasil yang didapat dari hal yang kecil ini berdampak besar buat banyak orang.
There is no key to happiness. The door is always open. Come on in. GBU!
Saturday, November 29, 2008
Eat, Pray, Love
Sinopsis Buku:
Seorang Wanita Mencari Segalanya di Italia, India dan Indonesia. Pada waktu memasuki usia tiga puluh tahun, Elizabeth Gilbert memiliki semua yang diinginkan oleh seorang wanita Amerika modern, terpelajar, ambisius -- suami, rumah, karir yang cemerlang. Tetapi ia bukannya merasa gembira dan puas, tetapi malah menjadi panik, sedih dan bimbang. Ia merasakan perceraian, depresi, kegagalan cinta dan kehilangan pegangan akan arah hidupnya.Untuk memulihkan ini semua, Elizabeth Gilbert mengambil langkah yang radikal. Dalam pencarian akan jati dirinya, ia menjual semua miliknya, meninggalkan pekerjaannya, meninggalkan orang-orang yang dikasihinya dan memulai satu tahun perjalanan keliling dunia seorang diri. Makan, Doa, Cinta merupakan catatan kejadian di tahun pencarian tersebut. Keinginan Elizabeth Gilbert mengunjungi tiga tempat di mana dia dapat meneliti satu aspek kehidupannya, dengan latar belakang budaya yang secara tradisional telah mewujudkan aspek kehidupan tersebut dengan sangat baik.Di Italia, ia belajar seni menikmati hidup, belajar bahasa Italia dan merajut kegembiraan dengan menambah berat badannya sebanyak dua puluh tiga pound. India merupakan negara untuk belajar seni berdevosi, dengan bantuan seorang guru setempat dan seorang Texas yang bijaksana, ia memulai empat bulan penuh disiplin dalam eksplorasi spirituil.Akhirnya, Indonesia, di sini ia akhirnya menemukan tujuan hidupnya: keseimbangan - yaitu, bagaimana membangun hidup yang seimbang antara kegembiraan duniawi dan kebahagiaan surgawi. Mencari jawaban atas pertanyaan tersebut di pulau Bali, ia menjadi murid dari seorang dukun tua dari generasi ke sembilan dan ia juga jatuh cinta dengan cara yang sangat indah tanpa direncanakan.Sebuah riwayat hidup yang disajikan dengan gamblang, bijaksana, menggetarkan dan lucu mengenai pencarian jati diri. Makan, Doa, Cinta menggambarkan sesuatu yang dapat terjadi ketika ia mengklaim bertanggung jawab atas kebahagiaan hidup kita. Buku ini juga menggambarkan sebuah perjalanan hidup yang dapat terjadi ketika seorang wanita tidak hidup sesuai dengan aturan yang ada dalam masyarakatnya. Ini merupakan kisah yang menyentuh siapa pun yang sadar akan perlunya perubahan.
sinopsis taken from http://www.bukabuku.com
Wednesday, November 12, 2008
4 Tips for a Happier Life
If you live by just a few simple guidelines,
you can seriously change your outlook on life -
AND the way that people perceive you as well!
Don't ever take anything personally...
When you are happy with who you are
it shouldn't matter what anyone thinks anyway!
Don't worry. Worrying never solves anything!
Whether you have control over something or not,
you shouldn't waste your time or efforts on unnecessary stress.
Always do the absolute best you can do - and always tell the truth!
The more effort you put forth,
the more you learn and the less regrets you'll have.
it only opens the door for disappointment.
Be happy with what you do for others
and be pleasantly surprised if they do the same (or more) for you!
Tuesday, November 11, 2008
Live Your Best Life
"Your time is limited, so don't waste it living someone else's life.Don't be trapped by Dogma - which is living with the results of other people's thinking.
Don't let the noise of other's opinions drown out your own inner voice.
And most important, have the courage to follow your heart and intuition.
They somehow already know what you truly want to become.
Everything else is secondary."
Steve Jobs (CEO Apple & Pixar Animation)
speech to Stanford Graduating Class June 2005
Wednesday, November 5, 2008
Tak Ada Jalan Pintas
Jangan terlalu berharap pada kemujuran. Tahukah Anda apa itu kemujuran?
Bukankah kita tak selalu mampu menjelaskan dari mana datangnya kemujuran?
Sadarilah bahwa segala sesuatu perlu berjalan alami dengan semestinya.
Pertumbuhan diri adalah proses mendaki tangga. Anda harus melalui anak tangganya satu per satu. Tak perlu repot mencari-cari jalan pintas, karena tak ada jalan pintas.
Hargai saja setiap langkah kecil yang membawa Anda maju.
Ketergesaan adalah beban yang memberati langkah saja.
Amatilah jalan lurus Anda. Tak peduli bergelombang atau berbatu, selama Anda yakin
berada di jalan yang tepat, maka melangkahlah terus.
Dan, jalan yang tepat itu adalah jalan yang menuntun Anda menjadi diri Anda sendiri.
GBU!
taken from Rehobot buletin
Tuesday, November 4, 2008
Wednesday, October 15, 2008
Daily Quotes

"Remember where you have been and know where you are going. Life is not a race, but a journey to be savored each step of the way."
"Life is like a parachute jump: you have to get it right the first time."
Margaret Mead
"One of the sanest, surest, and most generous joys of life comes from being happy over the good fortune of others."
Archibald Rutledge
"Knowing which way to turn gives you self confidence. Taking a chance and going the opposite way gives you a chance to see what you are made of."
Bob Perks
"If you do not do the thing you fear, the fear controls your life."
Brian Tracy
"The right word may be effective, but no word was ever as effective as a rightly timed pause."
Mark Twain
"Don't ask yourself what the world needs; ask yourself what makes you come alive. And then go and do that. Because what the world needs is people who have come alive."
Harold Whitman
"Don't fear failure so much that you refuse to try new things. The saddest summary of a life contains three descriptions: could have, might have, and should have."
Louis E. Boone
"There are two types of people - those who come into a room and say, "Well, here I am," and those who come into a room and say, "Ah, there you are."
Frederick Collins
"Human beings, by changing the inner attitudes of their minds, can change the outer aspects of their lives."
William James
"Trials, temptations, disappointments -- all these are helps instead of hindrances, if one uses them rightly. They not only test the fiber of character but strengthen it. Every conquering temptation represents a new fund of moral energy. Every trial endured and weathered in the right spirit makes a soul nobler and stronger than it was before."
James Buckham
"It had long since come to my attention that people of accomplishment rarely sat back and let things happen to them. They went out and happened to things."
Elinor Smith
"One of the sanest, surest, and most generous joys of life comes from being happy over the good fortune of others."
Archibald Rutledge
"Accept the things to which fate binds you, and love the people with whom fate brings you together, but do so with all your heart."
Marcus Aurelius
"Begin somewhere; you cannot build a reputation on what you intend to do."
Liz Smith
"Do not wait for ideal circumstances, nor the best opportunities; they will never come."
Janet E. Stuart
"When one door of happiness closes, another opens; but often we look so long at the closed door that we do not see the one which has opened for us."
Helen Keller
"You can have everything in life you want if you'll just help enough other people to get what they want!"
Zig Ziglar
"Silent gratitude isn't much use to anyone."
Gladys Berthe Stern
"Success is to be measured not so much by the position that one has reached in life as by the obstacles which he has overcome while trying to succeed."
Booker T. Washington
"Don't be afraid to give your best to what seemingly are small jobs. Every time you conquer one it makes you that much stronger. If you do the little jobs well, the big ones will tend to take care of themselves."
Dale Carnegie
"Maturity means being emotionally and mentally healthy. It is that time when you know when to say yes, when to say no, and when to say WHOOPEE!"
Author Unknown
"Flatter me, and I may not believe you. Criticize me, and I may not like you. Ignore me, and I may not forgive you. Encourage me, and I will not forget you."
William Arthur Ward
"Happiness is not getting what you want, it's wanting what you've got."
Author Unknown
"The best way to cheer yourself up is to try to cheer somebody else up."
Mark Twain
"Take the most difficult challenge you are now facing and turn it into the greatest opportunity to grow simply by changing how you see it. Dead ends then become turning points."
Bob Perks




